≡ Menu

Beginilah Bagaimana Rasanya Melahirkan Seorang Bayi

Bagaimana rasanya melahirkan? – Setiap proses melahirkan itu memiliki keunikannya tersendiri, dimana tidak ada satupun persalinan yang memiliki proses sama persis.

Mungkin bagi mereka yang baru pertama kali akan melewati proses ini, ada rasa takut yang muncul dengan sendirinya. Akan tetapi, berapa kalipun Anda melahirkan, rasanya akan selalu saja mendebarkan.

Baca juga:

Tiga Tahap Bagaimana Rasanya Melahirkan

Secara umum, proses melahirkan bisa dibagi menjadi 3 tahap dimana setiap bagiannya akan memiliki sensasi dan tantangan yang berbeda.

Bagian 1: Kontraksi

Sensasi dari kontraksi seperti ketika ikat pinggang Anda ditarik secara kencang selama 20 detik. Ketika proses melahirkan berjalan, maka kontraksi ini akan terjadi semakin kencang dan sakit.

bagaimana rasanya melahirkan

Saat terjadi kontraksi, maka kepala janin akan tertekan dan ikut terdorong ke leher rahim sehingga membuat posisinya bergulung dan siap lahir.

Di saat yang bersamaan, himpitan dari kontraksi juga memicu hormon-hormon di dalam tubuh. Hormon inilah yang akan mempersiapkan kelahiran dari bayi tersebut.

Selain itu, hormon ini juga membantu untuk menurunkan detak jantung sehingga fase kekurangan oksigen saat proses melahirkan bisa dilalui.

Lantas, bagaimana cara untuk melalui bagian kontraksi ini?

  • Cobalah untuk mengalihkan perhatian terhadap hal-hal yang ringan seperti menonton TV atau mandi.
  • Saat kontraksi terjadi, tarik nafas Anda dalam-dalam dan buat diri Anda rileks. Semakin Anda tegang, maka akan sakit pula rasanya.
  • Jika Anda memang sudah tidak bisa menahan rasa sakitnya, maka sebaiknya mintalah obat pengurang rasa sakit.

Saat pembukaan sudah cukup, maka dijalanilah sebuah masa yang disebut dengan transisi. Kontraksi yang dialami masuk ke tingkatan akhir dimana akan membuat wanita sudah hampir menyerah. Namun baiknya, masa transisi ini hanya terjadi selama beberapa menit saja.

Bagian 2: Mendorong

Bagaimana rasanya melahirkan akan benar-benar terasa sensasinya pada bagian ini. Anda bisa merasakan adanya dorongan yang sangat hebat dari bokong, seakan-akan ingin buang air besar.

Setelah itu, muncul keinginan besar untuk mengejan. Hal ini akan memunculkan perasaan yang senang atau justru sangat ketakutan, atau bisa juga merasakan keduanya. Seiring dengan munculnya kepala bayi dari vagina, ada tarikan dan sensasi panas yang dirasakan pada liang vagina.

Ketika tubuh bayi tersebut terdorong ke bawah, maka lehernya akan menggeliat agar bisa menyesuaikan diri dengan ruang vagina Anda.

Mendorong bayi keluar

Saat kepala dan bahunya sudah keluar, seketika itu pula maka ia akan merasakan asupan oksigen ke dalam paru-parunya. Jika proses ini bisa Anda lalui, maka ada semacam gelombang kelegaan yang begitu dahsyat ketika melhat kelahiran sang bayi.

Kontraksi yang Anda lakukan pada bagian ini akan membantu kepala bayi agar bisa keluar melalui leher rahim yang sebelumnya telah terbuka. Bagian kedua ini sendiri bisa berlangsung hanya beberapa menit saja namun pada kondisi tertentu bisa sampai 2 jam.

Bagaimana melaluinya?

  1. Pastikan untuk tidak melakukan dorongan sampai dengan dokter memberikan isyarat. Sekalipun pembukaan sudah lengkap, namun kepala janin belum tentu memiliki posisi yang baik untuk keluar. Maka dari itu, tunggu dan istirahatlah hingga dokter memberikan aba-aba.
  2. Cobalah untuk melenturkan otot pelvis Anda. Meskipun ada perasaan untuk takut sobek, namun kepala janin akan sulit keluar jika pelvis Anda tegang.
  3. Jika memungkinkan, sebaiknya tetap berposisi tegak sehingga proses kelahiran bayi Anda bisa terbantu oleh gaya gravitasi.
  4. Sebaiknya dengarkan panduan dari dokter secara seksama. Saat kepala bayi Anda sudah mulai terlihat, maka dokter akan memberikan arahan kapan sebaiknya melakukan dorongan dan kapan untuk berhenti sehingga bisa membuat bahu dan badan bayi Anda keluar secara perlahan.

Bagian 3: Pasca Melahirkan

Mungkin bagian ini tidak akan terpikirkan oleh Anda. Padahal setelah bayi Anda lahir, Anda masih akan mengalami kontraksi. Namun kontraksi yang dialami kali ini tidak terlalu terasa jika dibanding dengan kontraksi yang dialami pada bagian sebelumnya.

Pasca Melahirkan

Kontraksi akan terus dialami oleh rahim Anda agar bisa mengeluarkan plasenta dan melepas jaringannya dari dinding rahim.

Kontraksi ini sendiri akan dibantu oleh bidan, sehingga plasenta bisa benar-benar keluar dari tubuh Anda. Banyak perempuan yang akan mendapatkan suntikan agar bisa mempercepat proses ini.

Saat bayi Anda sudah diperiksa oleh bidan, maka peluk dan pandangilah. Dengan sendirinya, ia akan merespon terhadap suara Anda dan merasakan kenyaman dari sentuhan Anda.

***

Semoga ulasan di atas bisa memberikan gambaran bagi Anda dan suami mengenai bagaimana rasanya melahirkan.

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment