≡ Menu

Bagaimana Cara Membuat Pria Bertekuk Lutut?

Banyak wanita yang mengeluh bagaimana prianya mengalami perubahan sikap saat hubungannya sudah berjalan lama.

Pasangannya berubah mencadi cuek, kurang perhatian, tak lagi romantis, menjadi sangat egois, dan selalu ingin menang sendiri.

Para wanita yang mengalami kondisi seperti ini menjadi kebingungan bagaimana caranya untuk merubah kekasihnya seperti sosok saat masih PDKT dulu, menjadi sosok yang bisa ditaklukkan.

Baca juga: Apa isi hati seorang pria? ini rahasianya!

Cara Membuat Pria Bertekuk Lutut

Sejumlah wanita mencoba untuk membuat kekasihnya bertekuk lutut dengan protes, omelan, dan berbagai macam bentuk drama, namun hasilnya selalu saja sama.

Beberapa diantara mereka yang menyerah akhirnya lebih memilih untuk mengakhiri hubungannya. Namun yang paling banyak adalah wanita-wanita yang lebih memilih untuk diam dan pasrah menerima keadaannya, kemudian menjadikan sosial media sebagai ajang pelampiasannya.

Membuat pria bertekuk lutut

Membuat pria bertekuk lutut

ri seorang pria: Setiap pria selalu ingin menjadi hebat dan menjadi jagoan. Ini bukan sebuah kesombongan, namun sudah menjadi sifat alamiah dari pria sejak ia dilahirkan.

Itulah mengapa pria cenderung menyukai hal-hal yang bersifat kompetisi yang mengutamakan supremasi. Kamu tentu sudah sangat sering melihat pria menggilai olahraga, karena ini merupakan ajang di mana ia bisa menunjukkan kejantanan dan keahliannya.

Masing-masing punya ego, untuk itu pahamilah ego dia

Masing-masing punya ego, untuk itu pahamilah ego dia

Untuk itu, mempelajari egonya merupakan cara membuat pria bertekuk lutut yang wajib kamu pahami di awal perjalanan. Tanpa disadari, ego ini sebenarnya sudah masuk dalam interaksi kamu sebagai seorang wanita.

Tentu kamu masih ingat bagaimana saat seorang pria melakukan PDKT denganmu, maka ia akan menunjukkan betapa ia merupakan pria yang lebih hebat dari pria-pria yang ada di sekitarmu bukan?

Pria itu akan berusaha untuk mengalahkan pria-pria lainnya, keluar sebagai pemenang, dan mendapatkan kamu. Namun ini bukan berarti bahwa ia tidak menyukai kamu secara tulus, namun karena sifat kompetitifnya itulah yang membuat segala sesuatu yang dilakukannya diubah menjadi layaknya sebuah pertandingan.

Nah, jika pada akhirnya ia sudah berhasil mendapatkan kamu lewat berbagai macam cara, maka dia akan merasa bahwa perjuangannya sudah berakhir. Ini adalah saat baginya untuk bisa lebih santai. Lagipula, ia sudah keluar menjadi seorang pemenang. Jika sudah demikian, maka menjadi giliran kamu untuk mati-matian mempertahankan hubungan tersebut.

Kamu akan menjadi sosok yang lebih memperhatikan dia dibanding ia yang memperhatikan kamu. Kamu akan lebih mudah ngambek hanya karena ia melakukan kesalahan kecil. Kamu akan terus mencari perhatian untuk sekedar menunjukkan isi hati bahwa kamu sudah menjadi miliknya, sehingga kamu layak diperlakukan seperti yang kamu inginkan sehingga kamu bisa bahagia.

Beri Makan Egonya

Setelah kamu bisa memahami egonya, maka cara membuat pria bertekuk lutut selanjutnya adalah dengan memberi makan egonya tersebut. Sekarang saatnya untuk menjadikan ego tersebut sebagai senjata kamu. Tugas kamu adalah terus menggosok egonya hingga mengkilap dan buat ia menjadi pria hebat, paling ganteng, dan menjadi pria terbaik di dunia ini. Lakukanlah segala macam cara yang bisa membuatnya merasa demikian.

Baca juga: Cari pacar lewat sosial media? kenapa tidak!

Kamu bisa memujinya dalam berbagai hal, mengatakan betapa kamu sangat menyayanginya dan tak menginginkan pria lain lagi, betapa ia adalah sosok yang pintar dan hebat.

Ikuti dan lihat apa yang dia inginkan

Ikuti dan lihat apa yang dia inginkan

Kamu juga wajib untuk bisa mengalah dan tidak melakukan perlawanan saat sedang bertengkar, menurut saat diberi nasehat, serta selalu tampil cantik di setiap saat. Kamu harus melakukan hal ini selama 90 hari ke depan dan jangan mengeluh. Sekalipun ia tidak merespon dan terlihat tidak menghargai usaha kamu, jangan menyerah. Teruslah lakukan hal-hal tersebut.

Tentu kamu akan memprotes cara ini, mengingat pada awalnya kamulah yang ingin merubah dirinya, namun justru pada titik ini kamu yang harus berubah.

Tenang saja, karena kita belum selesai. Bagaimanapun juga, sadar atau tidak, segala tindakan yang kamu lakukan itu akan memengaruhi pola pikirnya. Saat ia mendapatkan asupan perhatian yang disertai oleh pujian bertubi-tubi, maka ia akan benar-benar merasa menjadi pria paling hebat di dunia. Seakan-akan semua wanita menginginkannya.

Nah, jika pria termasuk sosok yang sudah dewasa, maka ia akan menyadari bahwa perasaan hebat yang ia alami tersebut merupakan hasil dari suapan kekasihnya. Dia paham bahwa kekasihnya memiliki andil besar sehingga ia bisa merasakan hal-hal luar biasa tersebut.

Sebagai tanda terima kasih, maka ia akan menghargai serta membalas segala pujian, perhatian, dan kehangatan tersebut. Saat hal ini sudah terjadi, maka selamat! Hubungan kamu sudah mengalami perubahan yang akan mendorongnya ke arah yang lebih baik.

Hanya saja, cara membuat pria bertekuk lutut yang satu ini terkadang memiliki hambatan mengingat tidak semua pria memiliki sikap dewasa. Jadi, ada kemungkinan segala tindakan manis yang sudah kamu tunjukkan tersebut membuatnya benar-benar yakin bahwa dia adalah pria paling hebat dan jago di dunia ini.

Pemikiran seperti inilah yang akan membuatnya menjadi belagu dan sok jagoan. Lebih parahnya, ia akan menjadi semakin cuek dan egois. Sebuah pertanda bahwa ia sudah termakan oleh delusinya. Pada titik tertentu, ia akan memiliki keyakinan mampu menaklukkan wanita manapun di dunia ini, sehingga semakin tidak menghargai kamu.

Tapi tenang saja, jika hal ini terjadi pada kekasihmu, maka lanjutkan dengan menerapkan metode ke tiga.

Biarkan Egonya Kelaparan

Setelah 90 hari kamu memberi makan egonya dan dia berubah menjadi pria yang belagu dan tidak menghargai kamu, maka sudah saatnya untuk berhenti melakukan semua itu. Berhentilah memberikan perhatian dan pujian. Jangan lagi ada sikap manis di depannya. Tarik semua kebaikan dan kehangatan yang selama ini kamu tawarkan, sesuatu yang mungkin ia pikir sudah menjadi miliknya. Biarkan egonya kelaparan!

Sudah saatya bagi kamu untuk menolak segala permintaannya, jika perlu kamu harus mulai menjauh. Jika sebelumnya kamu cukup cepat dalam membalas chat-nya, maka kali ini biarkan ada jeda selama beberapa jam sebelum membalas. Saat bekomunikasi, berbicaralah seperlunya saja.

Cobalah untuk egois terhadap diri kamu sendiri

Cobalah untuk egois terhadap diri kamu sendiri

Namun ingat, jangan sampai kamu marah atau mengomel di depannya, tahan diri kamu! Sekalipun pada tahap ini kamu sedang berusaha untuk membuat egonya kelaparan, kamu harus tetap terlihat kalem, namun tetap tegas. Nah, ketiadaan emosi dari kamu inilah yang kemudian bisa membuatnya panik, jungkir balik, hingga kebingungan.

Biasanya, lewat cara membuat pria bertekuk lutut ini, sang pria akan mulai menempuh segala macam cara demi bisa mendapatkan “hak-haknya” yang sudah hilang tersebut. Dia mulai menunjukkan sikap meraung, mengomel, berteriak, marah, menuntut, hingga mengancam kamu agar mau memberikan segala perhatian itu kembali.

Ia akan berubah menjadi layaknya anak kecil yang sedang ngambek kerana mainannya diambil. Jika hal ini sudah terjadi maka tugas kamu sebagai seorang wanita cukup sederhana: Jangan bergeming. Kamu harus tetap tegas. Selalu ingat bahwa tidak ada seorangpun yang bisa memaksa kamu untuk melakukan sesuatu yang tidak kamu inginkan, termasuk pacar kamu.

Biarkan dia terus bertanya-tanya

Biarkan dia terus bertanya-tanya

Apa yang terjadi pada tahap ini adalah sang pria mengalami sebuah insiden yang disebut reality crash. Ia mulai kehilangan kendali. Jika selama ini ia percaya bahwa ia sudah memiliki kamu sepenuhnya tanpa syarat, namun kenyatannya ternyata tidak demikian.

Dia merasa bahwa segala perhatian yang selama ini kamu berikan telah menghilang. Ia mulai menyadari bahwa semua perasaan hebat yang ia rasakan selama ini adalah hasil dari perhatian dan kasih sayang kamu.

Setelah kamu berhasil menarik semua perhatian dan kasih sayang tersebut, maka egonya pun mulai runtuh. Ia tersadar bahwa ia hanyalah sosok pria yang masih membutuhkan kehadiranmu. Ia akan mulai melakukan segala cara demi mendapatkan semua perhatian itu kembali. Ia pun akan mulai mengakui segala kesalahannya dan memohon pada kamu untuk memaafkannya.

Nah, kini kamu sudah memegang kendali. Silahkan menerimanya kembali dengan memberikan sejumlah persyaratan yang kamu inginkan.

Sepertinya, kamu juga pernah mengalami hal seperti ini bukan?

Saat di mana kamu sudah kehilangan perasaan pada kekasihmu dan memutuskan untuk mengakhiri hubungan, ia tiba-tiba saja berbalik dan mengejarmu kembali. Dan inilah proses psikologis yang sedang terjadi: Mengemis dan memohon.

***

Nah, itulah 3 cara membuat pria bertekuk lutut yang sebenarnya sangat mudah untuk diterapkan. Kuncinya adalah bagaimana kamu bisa memahami ego dari pasanganmu. Selamat mencoba!

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment