≡ Menu

22 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Lama Secara Permanen

Munculnya bekas jerawat lebih diakibatkan oleh perilaku yang buruk terhadap jerawat atau kulit wajah, seperti kebiasaan memencet jerawat. Saat jerawat tersebut pecah, bisa jadi akan membuat permukaan kulit menjadi rusak, sehingga meninggalkan bekas, seperti noda maupun lubang.

Baca juga: Cara Ampuh Menghilangkan Jerawat yang Membandel

Kabar baiknya, kamu memiliki banyak opsi untuk menghilangkan bekas jerawat tersebut, perawatannya bisa dilakukan di rumah. Waktunya bisa cepat, bisa juga lama, tergantung dari seberapa besar bekas jerawat tersebut, bisa 1 hari saja, atau bahkan sampai 30 hari.

Baca juga: Cara menghilangkan flek hitam bekas jerawat

Bagaomana cara menghilangkan noda bekas jerawat?

Dari begitu banyak cara, kami lebih merekomendasikan menerapkan perawatan yang alami. Adapun metodenya mulai dari menjaga kebersihan kulit, mengeksfoliasi sel-sel kulit mati, menjaga kelembapan kulit, hingga merubah kebiasaan makan dan perawatan kulit.

Tips perawatan ini memang terbilang sangat panjang, namun efektifitasnya tak perlu diragukan lagi. Berikut adalah index dari metode yang kami jelaskan:

Metode #1: Selalu Membersihkan Wajah

Kunci awal untuk menghilangkan bekas jerawat adalah dengan menjaga kebersihan kulit wajah secara benar. Sayangnya, tidak banyak orang yang peduli dengan hal ini.

1. Pembersih Wajah Non-detergen

Faktanya menunjukkan bahwa sebagian besar produk pembersih wajah komersial justru mendatangkan lebih banyak masalah bagi kulit. Hal ini dikarenakan adanya kandungan deterjen di dalam produk tersebut yang bisa menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif.

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Lama Secara Permanen

Bersihkan wajah dengan sabun yang benar

Sebagai langkah awal untuk membebaskan wajah dari bekas jerawat, maka cobalah untuk mengganti pembersih wajahmu dengan yang bebas deterjen. Produk seperti ini bisa kamu temukan di apotek. Di sana, kamu bisa berkonsultasi terlebih dahulu, terutama jika kau termasuk pemilik kulit yang sensitif.

Kamu bisa juga membuat pembersih wajah organik dengan cara:

  1. Seduh 1 sendok teh hijau ke dalam secangkir air hangat, kemudian tunggu selama 5 menit.
  2. Saring air teh tersebut dan dinginkan hingga 15 menit.
  3. Oleskan ke wajahmu menggunakan kapas atau atau tisu wajah.
  4. Bilas hingga bersih.

2. Mencuci Wajah dengan Benar

Wajah yang bersih dan bebas dari bekas jerawat tidak selalu bergantung pada jenis produk pembersih yang kamu gunakan, tapi juga bagiamana cara kamu dalam mencuci wajah. Untuk prosedur mencuci wajah yang benar, ikutilah instruksi berikut:

  1. Pastikan untuk mencuci tangan kamu terlebih dahulu sebelum lanjut membersihkan wajah. Hal ini bertujuan agar kotorran dan bakteri yang ada di tangan tidak berpindah ke wajah dan menyumbat pori-pori.
  2. Sebelum menggunakan produk pembersih, cuci wajahmu terlebih dahulu menggunakan air hangat atau air dingin.
  3. Saat menggunakan produk pembersih, pijatkan secara lembut menggunakan ujung-ujung jari sekitar 3-5 menit.
  4. Bilas wajahmu menggunakan air dingin, lalu tepuk-tepuk secara ringan menggunakan handuk bersih. Jangan mengeringkan wajah dengan menggosok menggunakan handuk.
  5. Untuk frekuensi mencuci wajah, para dermatolog menyarankan untuk membatasi sebanyak dua kali saja. Jadi, cukup cuci wajahmu pada pagi dan malam hari saja, kecuali jika kamu sering berkeringat di siang hari. Hal ini dikarenakan kucuran keringat bisa membuat kulit teriritasi.

3. Mencuci Wajah dengan Susu

Selain mencuci wajah yang benar, mencuci dengan bahan yang sehat, cara menghilangkan bekas jerawat yang kami rekomendasikan lainnya adalah dengan mencuci wajah menggunakan susu murni.

Kenapa? karena susu memiliki kandungan asam laktat yang bisa bekerja sebagai eksfoliasi alami yang akan mengangkat sel-sel kulit mati sekaligus meratakan warna kulit.

Berikut adalah bagaimana cara mencuci wajah dengan susu:

  1. Siapkan 1 sdt susu murni, kemudian oleskan secara perlahan ke wajah menggunakan kapas.
  2. Berikan pijatan dengan gerakan melingkar sekitar 3-5 menit. Semakin lama kamu melakukannya, maka semakin banyak kotoran yang bisa diangkat dari pori-pori.
  3. Bersihkan wajah menggunakan air dingin, lalu keringkan dengan menepuk-nepuk wajah menggunakan handuk bersih.
  4. Jika kulit kamu berminyak atau sedang ditumbuhi oleh jerawat yang meradang, maka campurkan susu murni tersebut bersama tepung beras hingga membentuk adonan menyerupai pasta.
  5. Kamu bisa juga mengganti susu dengan santan karena memiliki kandungan asam lemak rantai medium yang efektif dalam membunuh bakteri serta mengurangi bintil dan jerawat.

4. Kulit Jeruk Kering

Kulit jeruk yang sudah kering merupakan pembersih alami yang sangat baik untuk mengatasi bekas jerawat. Alasannya karena kulit jeruk kaya akan vitamin C, diharapkan bisa membantu produksi kolagen serta memperbaiki sel-sel kulit.

Terlebih untuk mereka yang memiliki kulit berminyak, maka kulit jeruk akan membantu untuk mengangkat lapisan minyak tersebut. Belum lagi kandungan minyak asiri dari kulit jeruk yang berfungsi sebagai pelembap alami kulit.

  1. Keringkan kulit jeruk terlebih dahulu, akan lebih baik jika terkena paparan sinar matahari.
  2. Tumbuk kulit jeruk hingga berbentuk bubuk.
  3. Campurkan ½ sdt bubuk kulit jeruk tersebut dengan 1 sdt susu, yogurt, atau santan.
  4. Gosokkan secara perlahan ke wajahmu, dan diamkan selama 10 menit.
  5. Terakhir, bilas menggunakan air dingin.

5. Minyak Jojoba

Minyak jojoba memiliki senyawa yang hampir menyerupai minyak alami (sebum) yang diproduksi oleh kulit manusia. Menariknya, minyak jojoba tidak menyumbat pori-pori, berbeda dengan apa yang dilakukan oleh sebum.

Dengan mengoleskan minyak jojoba, maka kulit akan mendapatkan isyarat bahwa ia telah memproduksi minyak yang cukup, sehingga produksi minyak alami kulit bisa lebih ditekan. Jadi, selain membantu untuk menghilangkan bekas jerawat, minyak jojoba juga efektif untuk mencegah pembentukan komedo.

Baca juga:

  1. Tuangkan 1-3 tetes minyak jojoba pada kapas, kemudian gunakan sebagai pembersih wajah.
  2. Jika kulit kamu tergolong sangat kering, maka gunakan hingga 6 tetes mengingat minyak jojoba bisa dijadikan sebagai pelembap alami.
  3. Kamu bisa juga menggunakan minyak jojoba ini sebagai penghapus make up, karena tidak menimbulkan iritasi dan alergi.
  4. Kamu bisa mendapatkan minyak jojoba di apotek.
Bersihkan make-up secara teratur

Bersihkan make-up secara teratur

Metode #2: Mengeksfoliasi Kulit

Setelah memahami serangkaian cara dalam membersihkan kulit wajah, kali ini berlanjut ke tahap eksfoliasi. Eksfoliasi merupakan proses pengelupasan atau pengangkatan kulit mati yang bertujuan untuk meminimalkan tampilan hiperpigmentasi (bercak merah) dan bekas jerawat.

Eksfoliasi juga mampu mengangkat tumpukan kulit mati yang menyumbat pori-pori, tumpukan yang sering memicu kemunculan jerawat kembali.

Baca juga: Tips Mengencangkan Kulit Wajah Dengan Putih Telur

6. Produk Eksfoliasi

Sebelum memutuskan untuk menggunakan produk eksfoliasi tertentu, sebaiknya konsultasikan masalah kulit kamu dengan dermatolog. Hal ini karena eksfoliasi bisa mendatangkan bencana bagi mereka yang berkulit kering dan sensitif.

Orang dengan kulit yang berminyak memiliki tingkat kekebalan yang lebih tinggi sehingga bisa melakukan eksfoliasi setiap harinya. Sebaliknya, untuk mereka yang berwajah kering dan sensitif, lebih disarankan untuk membatasi eksfoliasi sebanyak 1-2 kali saja dalam seminggu.

Adapun cara umum dalam melakukan eksfoliasi itu sebagai berikut:

  1. Gunakan kain berbahan mikrodermabrasi. Kain seperti ini dibuat dari serat mikro dengan kemampuan yang baik dalam menyedot kotoran dan minyak dari dalam pori-pori tanpa harus digosok.
  2. Setelah kamu mencuci wajah dan mengeringkan menggunakan handuk lembut, lanjutkan dengan menggosok kain mikrodermabrasi tersebut secara perlahan ke wajah sekitar 3-5 menit.
  3. Pastikan bahwa lapisan kulit terluarmu bisa terangkat secara menyeluruh.
  4. Selalu cuci kain mikrodermabrasi setelah digunakan agar bisa tetap terjaga kebersihannya.

7. Scrub Oatmeal

Oatmeal memiliki kandungan saponin, sebuah senyawa berbahan dasar nabati yang bisa dimanfaatkan sebagai pembersih alami. Selain itu, oatmeal juga mengandung fenol yang disertai sifat anti-radang, anti-oksidan, dan foto-protektif. Dengan tingkat konsentrasi pati yang begitu tinggi, membuat oatmeal sangat efektif dalam melakukan peremajaan kulit, terlebih untuk mereka dengan jenis kulit yang sensitif.

Scrub Oatmeal

Scrub Oatmeal

Cara menghilangkan bekas jerawat dengan scrub oatmeal ini bisa kamu lakukan melalui langkah-langkah berikut:

  1. Rebus 1 sdm makan oatmeal organik ke dalam ¼ gelas takar air.
  2. Setelah mendidih, angkat dan dinginkan selama 15 menit.
  3. Oleskan adonan tersebut ke bagian yang memiliki bekas jerawat yang disertai dengan pijatan-pijatan ringan.
  4. Diamkan selama 10-15 menit.
  5. Cuci menggunakan air hangat.

8. Soda Kue

Soda kue? Terdengar cukup aneh?

Ya, memang! Namun partikel-partikel halus yang ada di dalam soda kue ternyata memiliki kemampuan yang sangat baik dalam mengangkat sel-sel kulit yang rusak sekaligus mengangkat kelebihan sebum. Apalagi untuk mereka yang memiliki kulit sensitif, soda kue mampu terserap secara bertahap sehingga tidak menimbulkan iritasi.

  1. Campurkan 1 sdt soda kue dengan sedikit air hingga membentuk adonan pasta. Jika memungkinkan, kamu bisa mengganti air tersebut dengan minyak zaitun, madu, kunyit, atau daun neem.
  2. Pijatkan ke kulit yang memiliki noda jerawat selama 5 menit.
  3. Diamkan selama 15-20 menit.
  4. Cuci hingga bersih.
  5. Jika kamu memiliki wajah yang berminyak, maka tambahkanlah beberapa sari lemon yang bertujuan sebagai astringen, sehingga kemunculan jerawat baru bisa lebih ditekan.
  6. Sementara jika kamu memiliki jerawat yang sedang meradang, sebaiknya jangan menggunakan scrub soda kue.

Metode #3: Melembapkan Kulit

Kulit yang berada dalam kondisi kering bisa menimbulkan iritasi yang kemudian memperparah tampilan dari bekas jerawat. Untuk itulah mengapa wajah harus senantiasa dijaga kelembapannya. Hanya saja, banyak produk pelembap wajah yang justru menimbulkan masalah baru, seperti komedo.

Nah, bagian ketiga dari cara menghilangkan bekas jerawat kali ini akan mengajarkan kamu bagaimana cara yang tepat dalam menjaga kelembapan kulit.

9. Produk Alami

Utamakan untuk memilih krim atau losion yang organik. Produk seperti ini basanya ditandai dengan komposisi dari ekstrak tumbuhan anti-radang. Jadi, pastikan di dalam produk yang kamu gunakan itu terdapat komposisi dari tumbuhan seperti kamomil, lidah buaya, kalendula, teh hijau, atau oat.

Selain ekstrak tumbuhan, produk pelembap yang juga kami rekomendasikan adalah yang memiliki kandungan alpha-hydroxy acid. Kandungan ini efektif untuk menyamarkan bekas jerawat, di mana terdiri dari asam laktat, asam glikolat, asam sitrat, asam malat, dan juga asam tartarat.

Begitu pula dengan kandungan hyaluronic acid, sebuah humektan alami yang membantu untuk mempertahankan kelembapan kulit. Fungsi utamanya adalah untuk mencegah penuaan sekaligus memperbaiki lapisan kulit terdalam, sebuah lapisan yang berpengaruh terhadap munculnya bekas jerawat.

Produk-produk seperti di atas bisa kamu dapatkan di apotek ataupun toko kosmetik, baik dalam bentuk losion, toner, atau semprotan.

10. Lidah Buaya

Dengan senyawa aktif yang mampu mengurangi radang serta merangsang pertumbuhan sel-sel baru, lidah buaya sangat memungkinkan untuk menghilangkan bekas jerawat. Selain itu, lidah buaya juga memiliki kandungan aloesin, sebuah zat yang nantinya akan menghambat pembentukan melanin, sebuah alasan mengapa kulit menjadi gelap.

Lidah buaya untuk mengatasi jerawat

Lidah buaya untuk mengatasi jerawat

Kamu bisa menggunakan ekstrak lidah buaya yang sudah dikemas dalam bentuk produk maupun menggunakannya secara langsung. Adapun caranya sebagai berikut:

  1. Siapkan 1 lembar lidah buaya, kemudian belah menjadi 2 bagian dan buang bagian durinya.
  2. Untuk memudahkan kamu mendapatkan bagian gelnya, maka kupaslah bagian atas kulit lidah buaya.
  3. Ambil bagian gelnya, kemudian taruh ke dalam wadah.
  4. Haluskan gel tersebut dengan garpu atau blender.
  5. Oleskan gel tersebut langsung ke bagian wajah yang memiliki bekas jerawat.
  6. Diamkan sekitar 15 menit dan rasakan sensasi dinginnya.
  7. Cuci wajahmu menggunakan air hangat.

11. Kalendula

Selain lidah buaya, kandungan kalendula juga sangat sering ditemukan dalam berbagai produk pelembap komersil. Kalendula biasanya dikemas dalam bentuk krim maupun ekstrak.

Selain untuk menyamarkan bekas jerawat, kalendula juga bermanfaat untuk meningkatkan hidrasi kulit sehingga membuatnya terlihat lebih kencang. Sebagai catatan, batasi penggunaan krim kalendula ini pada kandungan 2%-3% saja. Sementara jika kamu ingin menggunakannya secara langsung, berikut caranya:

  1. Siapkan 2-3 gr bunga kalendula.
  2. Rebus ke dalam air hingga mendidih.
  3. Tunggu hingga suhu air tersebut sedikit menurun.
  4. Selagi masih hangat, gunakan untuk mencuci muka.
  5. Untuk kamu yang mengalami alergi pada tumbuhan kelompok aster, mungkin akan merasakan reaksi alergi terhadap ramuan ini.

12. Minyak Kelapa

Cara menghilangkan bekas jerawat yang juga patut kamu coba adalah dengan menggunakan minyak kelapa. Pasalnya, minyak kelapa memiliki campuran vitamin E dan asam lemak yang bisa menjadi anti-radang sekaligus melawan bakteri penyebab infeksi. Dengan demikian, proses menyembuhkan bekas jerawat itu bisa berlangsung lebih signifikan.

Selain itu, minyak kelapa juga memiliki fungsi untuk melakukan regenerasi sel-sel kulit sehingga mencegah pembentukan bekas jerawat yang baru. Cukup dengan mengoleskan 1-2 tetes minyak kelapa pada pagi dan malam hari, sudah sangat membantu untuk mengatasi kekeringan di wajah secara signifikan.

Untuk kamu yang memiliki jenis kulit berminyak, sebaiknya gunakan minyak kelapa ini dalam takaran yang sedikit saja. Begitu pula intensitasnya yang hanya bisa berkisar dua kali dalam seminggu. Penggunaan minyak kelapa yang terlalu banyak justru bisa menyumpat pori-pori wajah sehingga merangsang pembentukan jerawat baru.

Untuk hasil yang maksimal, pastikan kamu menggunakan minyak kelapa jenis organik, virgin, dan diproses lewat penekanan dingin. Jika kamu memiliki alergi terhadap kacang, sebaiknya hindari penggunaan minyak kelapa ini.

13. Masker Alpokat

Alpokat merupakan salah satu jenis buah yang kaya akan kandungan nutrisi, vitamin, serta asam lemak. Nah, kandungan-kandungan inilah yang sudah terbukti secara medis mampu merangsang produksi kolagen serta memperbaiki jaringan kulit, dalam hal ini mengurangi tampilan bekas jerawat.

  1. Siapkan satu buah alpokat, kemudian buang bijinya dan ambil bagian dagingnya.
  2. Haluskan dengan menggunakan garpu atau blender.
  3. Ambil adonan alpokat tersebut dan oleskan ke bagian bekas jerawat.
  4. Diamkan sekitar 10-15 menit.
  5. Bilas wajahmu menggunakan air dingin, dan keringkan dengan cara ditepuk-tepuk menggunakan handuk.
  6. Jika kulit kamu tergolong berminyak, sebaiknya batasi penggunaan masker alpokat ini hanya dua kali seminggu.

14. Masker Madu

Sifat anti-bakteri dan anti-radang yang dimiliki oleh madu mampu memudarkan bekas jerawat yang sekaligus mengurangi pembentukan jerawat baru. Adapun jenis madu yang kami rekomendasikan adalah madu manuka, karena memiliki konsentrasi senyawa paling tinggi dibandingkan jenis madu lainnya.

Berikut adalah cara membuat masket madu:

  1. Siapkan sekitar 3-5 tetes madu.
  2. Oleskan langsung ke bagian wajah yang memiliki bekas jerawat.
  3. Diamkan hingga 15 menit.
  4. Setelah madu tersebut dirasa mulai kering, cuci wajahmu menggunakan air dingin.
  5. Perawatan dengan masker madu ini cocok untuk berbagai jenis kulit, dan sebaiknya dilakukan 3 kali dalam seminggu.

Baca juga: Cara Membuat Masker Jeruk Nipis Untuk Mencerahkan Wajah

Metode #4: Mengubah Pola Hidup

Segala hal yang berkaitan dengan jerawat itu sangat erat kaitannya dengan pola hidup sehat seseorang. Jerawat bisa menjadi indikator bahwa tubuh seseorang mengalami masalah. Hal ini berlaku pula dengan munculnya bekas jerawat, pertanda bahwa orang tersebut sudah memperlakukan jerawatnya dengan salah.

Nah, berbagai cara menghilangkan bekas jerawat di atas akan semakin maksimal jika kamu menyertainya dengan perubahan kebiasaan sebagai berikut:

15. Jangan Memencet

Jika suatu hari wajah kamu ditumbuhi oleh jerawat yang baru, maka sebisa mungkin tahan hasratmu untuk memencet atau memecahnya. Bagaimanapun juga, kebiasaan seperti ini hanya akan meningkatkan resiko dari terbentuknya bekas jerawat yang baru. Dalam titik tertentu, memencet jerawat bisa menimbulkan penyebaran bakteri menjadi lebih banyak.

16. Hindari Paparan Matahari

Dalam frekuensi yang sedang, sinar matahari memiliki manfaat dalam menjaga sistem kekebalan tubuh lewat produksi vitamin D. Namun ketika paparan sinar matahari ini berlebihan, terutama saat mengekspos bekas jerawat, maka bisa membuatnya menjadi permanen.

Bukan hanya itu, paparan sinar matahari berlebih juga bisa menimbulkan bercak-bercak kehitaman yang tidak berasal dari jerawat. Bercak yang juga disebut solar lentigines ini bisa terbentuk di bawah lapisan kulit sehingga lambat laun menyebabkan munculnya bintik-bintik gelap kecil pada permukaan wajah.

17. Selektif Menggunakan Kosmetik

Sejumlah produk kosmetik bisa membuat kondisi jerawat semakin parah, bahkan meningkatkan resiko terbentuknya bekas jerawat. Untuk itu, utamakan kosmetik non-toksin dan riaslah wajah kamu seperlunya saja.

Pastikan pula untuk menggunakan kosmetik yang bebas paraben. Paraben adalah jenis pengawet yang umum digunakan dalam produk kosmetik, sebuah kandungan yang bisa menimbulkan radang dan iritasi, khususnya bagi mereka yang sudah memiliki jerawat.

Baca juga: Cara Tradisional Perawatan Wajah Ala Wanita Jepang

Begitu pula dengan produk kosmetik yang mengandalkan pewarna sintetis. Pasalnya, kulit manusia mampu menyerap hingga 60% dari zat-zat yang dioleskan ke permukaannya. Selain berefek negatif bagi kulit, pewarna sintetis dalam kosmetik merupakan neurotoksin yang bisa menyebabkan kanker.

18. Jangan Merokok

Pernahkah kamu mendegar istilah “jerawat perokok?” Ini merupakan istilah yang muncul akibat tubuh perokok yang tidak lagi memiliki respons inflamasi dalam memulihkan kulit seperti apa yang dimiliki oleh tubuh yang tidak merokok. Akibatnya, proses penyamaran bekas jerawat itu menjadi terlambat.

Baca juga: 10 Langkah Cara Berhenti Merokok, Cepat dan Pasti Berhasil

Selain itu, kebiasaan merokok juga akan mengurangi protein kulit dan menurunkan produksi kolagen. Apalagi kolagen merupakan protein struktural dengan fungsi utama sebagai agen anti-penuaan. Kolagen inilah yang nantinya akan mendorong pertumbuhan dan perbaikan sel-sel kulit. Nah, ketika produksi kolagen ini berkurang, maka secara otomatis pemulihan bekas jerawat itu juga akan semakin terlambat.

19. Hindari Stres

Sejumlah penelitian membuktikan bahwa stres emosional memiliki dampak yang signifikan terhadap pembentukan jerawat, terutama bagi perempuan. Artinya, semakin tubuh kamu merasakan stres, maka semakin banyak jerawat yang akan tumbuh, dan semakin besar pula potensi untuk meninggalkan bekas di wajah.

Dalam artian lain, kontrol terhadap stres merupakan cara menghilangkan bekas jerawat lewat jalur internal. Kamu bisa mengurangi tingkat stres tersebut dengan melakukan berbagai hal, mulai dari mendengarkan musik, berekreasi, hingga bermeditasi.

20. Tidur yang Cukup

Pada dasarnya, tubuh sudah memiliki kemampuan dalam memperbaiki sel-sel kulit mati dengan sendirinya, dan hal tersebut akan terjadi lebih maksimal saat kita sedang tidur.

Usahakan tidur nyenyak

Pastikan bahwa waktu tidur kamu bisa konsisten dan lebih berkualitas dengan menghindari kafein, nikotin, dan alkohol sekitar 4-6 jam sebelum memasuki waktu tidur. Hal ini dikarenakan zat-zat tersebut bisa menjadi stimulan yang membuat tubuh kamu tetap terjaga.

21. Konsumsi Air Putih

Konsumsi air putih yang cukup memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap proses penyembuhan bekas jerawat. Dengan tubuh yang senantiasa terhidrasi, maka proses detoksifikasi atau pembuangan racun dari dalam tubuh bisa terjadi lebih optimal.

Cukup dengan meminum 8 gelas air setiap harinya, maka usaha kamu dalam menghilangkan bekas jerawat bisa berjalan lebih maksimal.

22. Olahraga Teratur

Olahraga memiliki kemampuan dalam menguatkan sistem kekebalan tubuh yang diharapkan membantu untuk melawan serangan bakteri, virus, dan berbagai serangan radikal bebas.

Olahraga Sangat membantu dalam menurunkan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin. Dengan dampak positif seperti itu, bisa dipastikan bahwa olahraga akan memberikan dampak yang signifikan terhadap proses menghilangkan bekas jerawat.

Pastikan bahwa kamu bisa melakukan olahraga yang yang sedang minimal 10-15 menit setiap harinya. Olahraga yang bersifat sedang seperti berjalan kaki atau berenang sudah sangat membantu dalam menjaga peredaran oksigen ke seluruh tubuh, utamanya pada bagian kulit.

Sementara untuk olahraga yang besifat intens, kamu bisa memainkan sepak bola, basket, atau hiking.

***

Nah, itulah serangkaian cara menghilangkan bekas jerawat yang didesain secara khusus agar bisa bekerja tanpa menghasilkan efek samping.

Jika saran-saran yang kami berikan di atas tidak memberikan dampak apapun, maka lakukanlah konsultasi dengan dermatolog.

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment