≡ Menu

11 “Best Practise” Cara PDKT Terbaik dengan Wanita dengan Chating

Terima kasih untuk teknologi yang telah membuat hidup kita semakin mudah, terutama dalam urusan komunikasi. Kemudahan serta biaya yang murah dalam melakukan komunikasi saat ini membuat siapa saja menjadi sangat tergantung terhadap teknologi selular, misalnya saja aplikasi chating.

Baca juga: Cara PDK dengan Wanita Cuek, yang Harus dan Jangan DIlakukan!

Nah, dengan segala fleksibilitas yang ditawarkannya, membuat aplikasi chat menjadi berkembang penggunannya, termasuk sebagai media untuk mencari cinta.

Cara Pdkt dengan Wanita dengan Chating

Melakukan pendekatan terhadap lawan jenis lewat aplikasi chating adalah hal yang sah, dan ini sudah menjadi hal yang lumah. Hanya saja, tak sedikit orang yang belum begitu paham bagaimana cara melakukan PDKT lewat aplikasi chating, karena jelas ada perbedaan saat PDKT itu dilakukan langsung di dunia offline. Hal ini sendiri sangat sering dialami oleh para pria, yang tanpa disadari membuat image pria menjadi kaku di dunia internet.

Nah, untuk kamu yang sudah memiliki target, sebaiknya pelajarilah beberapa cara PDKT lewat aplikasi chating berikut ini demi kelancaran hubungan kamu nantinya.

Chat = Texting

Pada tahap awal, pastikan kamu sudah meyadari bahwa apa yang kamu lakukan dengannya hanya sekedar texting atau saling mengirim pesan saja, bukan PDKT yang sebenarnya. Hal ini sangat penting karena banyak sekali orang yang menjadi besar kepala saat ia sedang chat dengan wanita. Hanya karena ia rajin membalas pesanmu, bukan berarti bahwa kamu adalah orang yang spesial di matanya.

PDKT dengan WhatsApp

PDKT dengan WhatsApp

Sekalipun kamu sudah begitu intens chat dengannya, namun karena kamu belum pernah bertemu dengannya, maka kamu harus tahu bagaimana caranya menahan diri. Kamu tidak boleh menjadi pria yang terkesan agresif, terlalu mesra, manja, bahkan tidak tahu diri saat dia terlambat membalas pesanmu. Santai saja bro!

Waktu Membalas Pesan

Nah, ini dia cara PDKT dengan wanita dengan chating yang cukup membingungkan. Mungkin kamu termasuk pria yang sering bertanya, lebih bagus mana membalas pesannya dengan segera atau menunda beberapa menit?

Pertanyaan seperti ini adalah tipikal pertanyaan dari pria yang minder, pria yang takut terlihat murahan. Jika kamu memang sedang memegang ponsel dan ada pesan yang masuk, maka apa lagi alasan untuk tidak membalasnya? Langsung membalas chat tidak akan menjadikan kamu sebagai sosok pria yang sangat berharap.

Terlalu lama membalas pesan

Terlalu lama membalas pesan

Kamu tidak perlu grogi dan tetap pertahankan gaya bicara kamu saat membalas chat-nya. Apa yang tidak boleh kamu lakukan adalah membalas semua pesannya setiap kali kamu menerima notifikasi. Lagipula, apakah kamu tidak memiliki kegiatan lain sampai harus texting setiap saat?

Jika kamu terlambat membalas pesannya, maka buat pesan yang menjelaskan mengapa kamu sampai terlambat membalasnya. Hal ini justru akan membuat kamu terkesan sebagai pria yang masih memiliki kesibukan, bukan pria yang menghabiskan waktunya untuk mengemis cinta.

Hindari Kalimat Emosional

Pada dasarnya, apa yang dibutuhkan wanita saat chat bukanlah soal kecepatan kamu dalam membaca atau membalas pesannya, namun lebih condong pada bagaimana kamu membalas pesannya. Dalam hal ini, membaca situasi adalah hal yang sangat penting. Misalnya saja saat kamu sedang menghadapi masalah, sebaiknya jangan chat dengannya agar resiko salah bicara itu bisa diminimalisir.

Selain itu, cobalah untuk menghindari kalimat-kalimat yang bernada emosional seperti “Kok kamu lama banget sih balas pesan aku? Jangan-jangan kamu udah bosan yah ama aku? Halo… Kamu masih hidup?” Come on boys, bisa saja ia lama membalas pesanmu dikarenakan ia juga memiliki kehidupan di luar ponselnya, tidak seperti kamu!

Perhatikan Autocorrect

Cara PDKT dengan wanita dengan chating yang juga patut kamu perhatikan adalah bagian autocorrect. Fitur ini memang sangat membantu kita saat mengetik pesan, namun bisa berakibat fatal jika kamu texting dalam bahasa Inggris. Pada iPhone misanya, fitur autorrect di dalamnya bisa membuat kata “baik” menjadi “nakal”.

Untuk itu, matikan saja fitur seperti ini karena chating bukanlah sebuah pertandingan. Tidak ada skor di sana. Dalam artian lain, siapa yang lebih banyak mengirim pesan itu bukanlah yang penting. Selama kalian bisa saling berkomunikasi dan menjadi lebih dekat, maka santai saja.

Emoticon Sewajarnya

Kamu tidak boleh menggunakan emoticon secara berlebihan, apalagi kamu itu adalah seorang pria. Tujuan dari penciptaan emoticon itu sendiri hanyalah sebagai bumbu yang diharapkan bisa menyampaikan pesan tersebut secara lebih rinci. Nah, jika kamu memang memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesan secara rinci, untuk apa lagi menggunakan emoticon?

Pesan tanpa emoticon itu justru bisa membuatmu terkesan sebagai pria yang elegan. Atau kamu justru merasa bahwa texting tanpa emoticon berlebihan itu kurang seru? Lalu mengapa kamu tidak mengajaknya bertemu dan melakukan PDKT secara langsung saja?

Jangan Chat Setiap Hari

Tidak ada yang mengharuskan kamu untuk mengiriminya pesan setiap hari. Pesan yang dikirmkan sekali dalam seminggu justru bisa membantu untuk membuatnya merindukan kamu. Texting mainstream seperti “Kamu udah makan belum?” adalah contoh basa-basi PDKT yang sebaiknya kamu tinggalkan saja.

Hindari chating setiap hari setiap waktu

Hindari chating setiap hari setiap waktu

Mulai dari sekarang, buat ajakan untuk membicarakan hal-hal yang menarik atau sesuai dengan kesukaannya. Misalnya saja, “Eh, kamu senang nonton film drama kan? Kayaknya kamu wajib nonton film “XYZ” yang bentar lagi tayang di bioskop”. Nah, jika ia merespon pesan kamu itu dengan positif, maka balas dengan “Hari sabtu nanti aku yang traktir kamu”.

Hindari Pesan yang Terlalu Panjang

Cara PDKT dengan wanita dengan chating selanjutnya adalah dengan menghindari pesan yang terlalu panjang. Mungkin kamu sedang bergairah chat dengannya, namun jangan menuruti egomu hingga menghujaninya dengan terlalu banyak kata dalam sekali pengiriman. Ya namanya juga chat, tentu saja pesan yang dikirmkan singkat.

Kalau kamu ingin mengirim pesan yang panjang, maka pakailah email. Lagipula, banyak wanita yang tidak suka dengan pesan yang panjang. Saat menemui pesan seperti itu, dia lebih memilih untuk membaca kalimat yang ada pada bagian ujungnya saja.

Percaya Diri

Tidak berbeda saat melakukan PDKT di dunia nyata, PDKT lewat aplikasi chating juga mensyaratkan sebuah kepercayaan diri. Jadi, selalu siapkan kepercayaan diri kamu setiap kali memulai chating dengannya. Kamu harus menunjukkan sikap yang menarik. Wanita pada umumnya sangat senang dengan pria yang ambisius dan inspiratif, dan sikap seperti akan sangat membantu kamu untuk membuatnya terkesan setiap kali memasuki sesi chat.

Topik Chat

Saat sesi chat kamu dengannya sudah mulai terbangun, maka kini saatnya untuk menciptakan topik-topik yang lebih menarik. Jika topik seperti makanan, musik, atau tempat liburan dianggap sudah membosankan, maka cobalah membangun topik yang lebih aktual. Kamu bisa membicarakan hal-hal yang sedang menjadi sorotan media. Namun pastikan bahwa topik yang kamu pilih itu tidak terlalu berat dan bisa memancing perdebatan kusir.

HIndari chating topik sensitif

HIndari chating topik sensitif

Hindari topik terkini yang merembet ke urusan politik dan agama. Mungkin update mengenai selebriti atau trending topic di media sosial bisa menjadi salah satu pilihan.

Tahan Dia Saat Chat

Selain pemilihan topik, kamu juga wajib mencoba cara PDKT dengan wanita dengan chating yang satu ini: yaitu dengan menahannya dalam sebuah sesi. Maka dari itu, tahan diri kamu untuk tidak chat dengan orang lain. Alihkan semua fokus ke wanita tersebut dan buat ia terus berbicara mengenai dirinya sendiri yang kemudian akan mendorongnya untuk membuka jati dirinya kepada kamu.

Setelah itu, tahan dia dengan menyampaikan hal-hal yang terkesan sebagai hobi atau sesuatu yang kamu sukai. Obrolan soal apa yang kamu sukai itu merupakan cara yang efektif untuk menciptakan “api” mengenai dirimu di dalam pikirannya.

Sampaikan semua yang kamu sukai yang bisa membuatnya terus memikirkanmu dan meninggalkan kesan bahwa kamu adalah sosok pria yang sempurna untuknya.

Sabar

Nah, setelah melalui PDKT yang panjang lewat chating, maka kini saatnya bagi kamu untuk mulai bersabar. Selain untuk menghindari kesan yang agresif, hal ini juga membantunya untuk mendapatkan ruang yang diharapkan mampu menjadi waktu untuk mempertimbangkan kehadiranmu.

Setelah itu, cobalah untuk mengajaknya bertemu secara langsung dan memulai PDKT yang benar-benar natural. Ajaklah ia dengan percakapan yang alami, sehingga tidak ada ruang baginya untuk melakukan penolakan.

***

Nah, itulah beberapa cara PDKT dengan wanita dengan chating yang tidak ada salahnya kamu coba. Bisa saja ada satu-dua metode yang bekerja efektif saat kamu terapkan. Jadi, selamat mencoba!

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment