≡ Menu

Cara Tepat Menyikapi Mantan yang Baru Putus

Mantan! Ya, mantan. Sebuah kata yang sudah menjadi bagian dari kehidupan percintaan manusia.

Inilah sebuah kata yang bisa membuat banyak orang terjebak di dalam sebuah penyesalan dan terus berada di lingkaran putus-nyambung.

Ada banyak orang yang ingin melupakan mantannya, ingin move on dengan cepat, ingin kembali dengannya, dan berbagai pertanyaan lain seputar mantan.

Baca juga:

Woman with torn photograph of couple

Cara Menyikapi Mantan yang Baru Putus

Nah, salah satu bahasan yang menarik tentang mantan adalah soal bagaimana cara kita bersikap dengannya, apalagi jika kita memang baru putus. Tidak bisa dipungkiri bahwa ada rasa serba salah atau salah tingkah saat kita bertemu sang mantan.

Jika kita tidak bisa menyikapinya dengan baik, maka akan terjadi kesalahpahaman yang bisa membuat hubungan kita semakin runyam.

Ingat, hanya karena dia sudah menjadi mantan kamu, bukan berarti kamu boleh memutuskan hubungan sosial dengannya. Kamu tetap harus menjalin silaturahmi dengannya, sekalipun kalian putus dengan cara yang kurang baik.

Lantas, apa yang harus dilakukan untuk menyikapi situasi seperti ini? Berikut caranya:

Menjaga Emosi

OK, kalian mungkin baru saja putus seminggu yang lalu, dimana ia meninggalkan kamu atau sebaliknya. Namun ternyata, ia menghubungi kamu terlebih dahulu.

Saat kamu melihat namanya di layar HP, tentu kamu akan mengalami perubahan emosi. Bisa jadi kamu merasa gembira, marah, sedih, atau mungkin kamu merasa biasa saja.

jangan paksakan untuk bertemu atau melihat langsung jika emosi kamu belum siap

jangan paksakan untuk bertemu atau melihat langsung jika emosi kamu belum siap

Emosi yang kamu alami ini tergantung pada sejauh mana hubungan yang pernah kamu jalani dengannya. Maka dari itu, kenali emosi kamu terlebih dahulu. Jika kamu memang merasa belum siap untuk mengangkat teleponnya, maka jangan melakukannya.

Sebaiknya buat diri kamu tenang terlebih dahulu. Saat kamu sudah merasa siap, maka angkatlah teleponnya dan sebisa mungkin jaga emosi kamu agar tetap tenang. Sebagai permulaan, dengarkan semua yang ia katakan terlebih dahulu dan jangan langsung membantahnya.

buat diri kamu tenang sebelum bertemu langsung atau melakukan kontak

buat diri kamu tenang sebelum bertemu langsung atau melakukan kontak

Jika kamu langsung membantah atau melawan perkatannya, maka kamu akan terlibat dalam sebuah perdebatan. Jika sudah demikian, maka hubungan kamu dengannya akan semakin memburuk. Untuk itu, selalu jaga emosi saat ia menghubungi kamu. Jadilah sosok yang lebih bijak.

Namun jika ia terus-menerus menelpon dan hal ini membuat kamu merasa sangat terganggu, ada baiknya kamu mengikuti cara menghindari gangguan mantan yang juga pernah kami bagikan.

Menjaga Perasaan

Selain menjaga emosi, cara menyikapi mantan yang baru putus juga bisa dilakukan dengan menjaga perasaan.

Biasanya, saat sudah mulai berbicara dengannya, maka kita cenderung akan merasakan kembali memori-memori yang pernah dilalui bersama dengannya. Mendadak, kamu akan merasa jatuh cinta dengannya atau kamu akan merasakan rindu yang luar biasa.

jaga perasaan kamu saat kamu sedang dengannya, jangan terjebak perasaan sesaat

jaga perasaan kamu saat kamu sedang dengannya, jangan terjebak perasaan sesaat

Jika kamu memang merasakan hal seperti ini, sebaiknya jangan langsung mengungkapkannya. Perasaan seperti ini hanya akan membuat pikiran kamu menjadi semakin kacau.

Sebagai contoh,

jika hubungan kamu putus karena ia terbukti selingkuh, namun setelah 2 minggu, ia kemudian menghubungimu dan mengajak untuk bertemu. Jika kamu memang merasa kangen dengannya, sebaiknya jaga perasaan tersebut dan jangan langsung memenuhi ajakan tersebut.

Alasannya, karena permasalahan antara kamu dengannya sebenarnya belum selesai. Nah, jika kamu memenuhi ajakan darinya, maka besar kemungkinan kamu akan kembali terjebak di dalam masalah yang sama.

Sebisa mungkin jaga perasaan kamu, berdamailah dengan otakmu, bukan dengan hati yang sedang merasakan situasi tersebut.

Menjaga Etika

Terakhir, cara menyikapi mantan yang baru putus adalah dengan menjaga etika. Mungkin mantan kamu telah melakukan sebuah kesalahan yang sangat besar, sehingga kamu sangat marah dan ingin memaki-makinya agar jiwamu bisa terpuaskan.

be cool, jangan memberikan atitud yang buruk

be cool, jangan memberikan atitud yang buruk

Namun sebaiknya jangan melakukan hal ini, karena dengan memaki, sulit bagi kamu untuk bisa move on. Maka dari itu, cobalah menjaga etika kamu saat bertemu atau berbincang dengannya. Jika kamu memang tidak bisa melakukan hal ini, maka hindari pertemuan atau komunikasi dengannya.

Baca juga: Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Langkah Terbaik yang Harus Dilakukan

Terkadang, ia akan menelpon kamu hanya sekedar untuk mengetahui apakah kamu sudah move on atau belum, atau untuk memastikan apakah kamu bisa diajak membina hubungan kembali atau tidak.

Baca juga: Lima Tanda Sang Mantan Sudah Punya Pacar Lagi aka Move On

Oleh karena itu, jika kamu sedang terlibat di dalam sebuah komunikasi dengannya, maka ingat kembali alasan kalian saat putus. Apakah masalah yang kalian alami tersebut sudah diselesaikan atau belum.

Sebaiknya jangan pernah terpancing akan memori indah di masa lalu, biarkan logika kamu memutuskan.

***

Di dalam sebuah hubungan asmara, sosok mantan adalah hal yang lumrah. Saat kita tidak bisa menyikapinya dengan benar, maka ia akan berubah menjadi sebuah masalah yang besar dan membuat kita terjebak ke dalamnya. Namun jika kita bisa menjadikan hal ini sebagai sebuah pelajaran yang berharga, maka sosok mantan bukan lagi hal yang harus ditakuti.

Nah, semoga 3 cara menyikapi mantan yang baru putus di atas membuat kamu lebih bijak saat berkomunikasi atau bertemu kembali dengannya. Jangan lupa bahagia!

{ 1 comment… add one }
  • aris muara Saturday, 20 February 2016, 14:24

    sedang mencari perempuan

Leave a Comment