≡ Menu

Hati-Hati Ladies, Memakai Pembersih Kewanitaan Bisa Memicu Resiko Kanker

Setiap wanita tentunya ingin memiliki daerah kewanitaan yang sehat, bersih, dan juga harum, apalagi bagi mereka yang sudah memiliki pasangan hidup atau menikah.

Harapannya adalah ia selalu bisa memberikan yang terbaik dan terbersih untuk suami tercintanya. Termasuk dalam hal daerah kewanitaan.

Demi mendapatkan daerah kewanitaan yang sehat, bersih, dan harum lagi mengesankan seperti ini, sekarang tidak sedikit dari wanita yang memanfaatkan pembersih kewanitaan atau sabun yang dikhususkan untuk daerah kewanitaan.

Memang benar, jika menggunakan pembersih kewanitaan akan menjadikan daerah kewanitaan Anda jauh lebih bersih, wangi, dan keset.

pembersih kewanitaan

Penggunaan pembersih kewanitaan yang sering tidak baik bagi kesehatan

Akan tetapi ladies, ternyata baru-baru ini ada sebuah penelitian yang telah dilakukan di Amerika Serikat menemukan bahwa penggunaan pembersih daerah kewanitaan akan memungkinkan seseorang terserang kanker ovarium.

Kami kutipkan dari dailymail.co.uk, penggunaan pembersih pada daerah kewanitaan yang terlalu sering sangat tidak baik bagi kesehatan.

Baca juga:

Bahaya penggunaan pembersih kewanitaan

pembersih kewanitaan

Bahaya penggunaan pembersih kewanitaan

Para peneliti di National Institute of Environmental Health Sciences mengungkapkan bahwasannya wanita yang sering menggunakan pembersih kewanitaan akan lebih memungkinkan untuk beresiko kanker ovarium sebanyak 25%.

Bahkan tidak hanya itu, mereka yang berlebih dalam menggunakan pembersih kewanitaan juga beresiko terhadap kanker serviks, mengalami kondisi kering di daerah vagina sampai dengan risiko radang panggul dan radang vagina.

Joelle Brown, seorang profesor epidemiologi mengungkapkan bahwa kandungan zat kimia dan parfum yang ada pada pembersih kewanitaan tersebut menjadikan vagina lebih beresiko terhadap berbagai jenis penyakit, tak terkecuali dengan penyakit kanker.

Ia juga mengatakan, “Penggunaan pembersih kewanitaan ini awalnya memang baik dan dapat menjadikan daerah kewanitaan seseorang jadi lebih bersih dan harum. Hanya saja, penggunaan pembersih kewanitaan yang terlalu sering dan berlebih malah akan menjadikannya rentan sekali terhadap berbagai resiko kesehatan”.

Oleh karena itu, sangat disarankan sekali agar wanita tidak terlalu sering menggunakan pembersih kewanitaan tersebut.

Jika memang ingin menjaga kebersihan pada daerah kewanitaan, setiap wanita lebih disarankan untuk mencuci bersih daerah kewanitaannya dengan menggunakan air bersih setiap kali ia buang air atau melakukan hubungan suami istri.

Disarankan juga, untuk mengganti pakaian dalam minimali 2 kali dalam sehari, dan konsumsilah makanan sehat yang tidak berpengaruh buruk bagi daerah kewanitaan.

Jika memang ada masalah pada kebersihan daerah kewanitaan, tak ada salahnya bila Anda memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit terdekat.

***

Demikianlah tadi informasi penting tentang memakai pembersih kewanitaan bisa memicu resiko kanker yang bisa kami bagikan kepada Anda semuanya. Semoga bermanfaat.

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment