≡ Menu

Benarkah Berhubungan Sex Menyakitkan bagi Seorang Wanita?

Ketika berbicara mengenai malam pertama, apa yang dipikirkan pria dan apa yang dipikirkan wainta ternyata berbeda. Bagi seorang wanita, yang dipikirkan adalah “apakah berhubungan sex menyakitkan ?“, dan sebaliknya bagi pria.

Untuk menghilangkan ketakutan itu, wanita hanya menerima hubungan sex hanya dengan pasangan yang memang dia cintai dan halal baginya.

Mungkin bagi pasangan seperti ini, berhubungan sex untuk pertama kali, tidak akan seindah apa yang pasangan tersebut bayangkan.

benerkah berhubungan sek menyakitkan ?

benerkah berhubungan sek menyakitkan ?

Beberapa wanita ketika melakukan hubungan ini, mereka biasanya terdapat rasa bersalah. Hal ini bisa terjadi mungkin karena dia memiliki emosi yang tidak stabil, atau memang belum siap.

Untuk mengatasi ini, wanita seharusnya diajak untuk lebih santai dulu hingga kondisinya siap. Sangat dianjurkan untuk melakukan foreplay terlebih dahulu.

Berikut adalah alasan kenapa berhubungan sex menyakitkan bagi seorang wanita:

  • Vaginismus. Ini adalah kondisi umum di mana ada kejang pada otot-otot vagina, terutama disebabkan oleh rasa takut.
  • Infeksi vagina. Kondisi ini umum dan termasuk yeast infections.
  • Masalah dengan leher rahim (pembukaan rahim). Dalam hal ini, penis bisa mencapai leher rahim pada penetrasi maksimal, sehingga masalah dengan leher rahim (seperti infeksi) dapat menyebabkan rasa sakit saat penetrasi dalam.
  • Masalah dengan rahim. Masalah-masalah ini mungkin termasuk fibroid yang dapat menyebabkan rasa sakit hubungan yang mendalam.
  • Endometriosis. Sebuah kondisi di mana endometrium (jaringan lapisan rahim) tumbuh di luar rahim.
  • Masalah dengan ovarium. Masalah tersebut mungkin termasuk kista pada ovarium.
  • Penyakit radang panggul. Tekanan hubungan seksual menyebabkan rasa sakit yang mendalam.
  • Kehamilan ektopik. Sebuah kehamilan di mana telur yang dibuahi berkembang di luar rahim.
  • Menopause. Lapisan vagina bisa kehilangan kelembaban normal dan menjadi kering.
  • Hubungan seksual terlalu cepat setelah operasi atau melahirkan.
  • Cedera pada vulva atau vagina. Cedera ini mungkin diakibatkan saat melahirkan atau luka (episiotomi) di perenium (daerah kulit antara vagina dan anus) yang muncul akibat persalinan.

Bagaimana Menyikapi Hubungan Sex Bagi Seorang Wanita ?

Beberapa kasus mungkin tidak memerlukan konsultasi dokter, seperti sex setelah melahirkan. Untuk kasus seperti ini, setidaknya bisa diatasi dengan menunggu setidaknya enam minggu setelah melahirkan.

Beberapa kasus lainnya memang memerlukan konsultasi dan perhatian dokter yang ahli.

{ 3 comments… add one }
  • allisa Sunday, 3 July 2016, 11:53

    Best ke buat tu

  • Allisa Thursday, 25 February 2016, 22:26

    Betul sangat tu .saya dah banyak kali buat mcm tu tpi knapa masih sakit je .allisa di malaysi

  • ELLVANX YR HIMAN Monday, 10 August 2015, 08:49

    sangat tertarik

Leave a Comment