≡ Menu

Tips Menjadi Orang Tua Tunggal “Single Parent” Hebat

Setiap orang tentu sangat mendambakan kehidupan rumah tangga yang bahagia, seperti anak-anak yang memiliki orang tua lengkap. Namun ada kalanya kita harus menghadapi kenyataan seperti kehilangan pasangan hidup atau perceraian yang kemudian memaksa kita untuk menjadi orang tua tunggal.

Baca juga: Kiat Orang Tua Bagaimana Melatih Anak untuk Mandiri

Orang tua tunggal jelas memiliki perbedaan yang jauh dengan pasangan orang tua itu sendiri. Tidak ada lagi pasangan yang bisa diajak untuk berdiskusi seputar masalah keluarga. Memang sangat berat, tapi status orang tua tunggal tetap bisa dijalani.

Sembilam Tips Menjadi Orang Tua Tunggal

Berikut sembilan tips menjadi orang tua tunggal yang sekiranya bisa membantu Anda untuk tetap memiliki keluarga yang bahagia.

Fokus pada Anak-anak

Pada awalnya, label sebagai orang tua tunggal memang memberatkan. Tapi selalu ingat bahwa anak-anak adalah fokus utama.

Menjadi Orang Tua Tunggal

Fokus tujuan untuk sang anak

Jika rasa trauma akan perceraian atau kematian dari pasangan terus membayangi Anda, maka akan ikut tertular pada anak-anak kita.

Sang anak akan merefleksikan apa yang dilihat dari orang tuanya. Saat orang tuanya tidak bahagia, maka ia akan ikut merasa ketidak bahagiaan tersebut.

Sebaliknya, jika ia bisa melihat orang tua yang kuat, penuh dengan semangat dan kebahagiaan, maka sang anak juga akan tumbuh menjadi pribadi yang ceria.

Mencari Jati Diri

Ini merupakan waktu yang tepat untuk mencari seperti apa jati diri Anda yang sebenarnya. Bisa saja selama ini kita belum begitu paham mengenai diri kita sendiri karena selalu bergantung dengan pasangan.

Mencari Jati DIri

Evaluasi sikap dan prilaku kepada Anak

Jika selama ini kita tidak bisa menghabiskan waktu di luar karena lebih banyak di rumah, maka kini saatnya untuk mencari kegiatan yang bisa membuat kita menjadi lebih rileks. Carilah jati diri Anda yang sebenarnya.

Figur Orang Tua yang Hilang

Bagaimanapun juga, kita tidak akan bisa menjalankan dua fungsi orang tua sekaligus. Untuk itu, carilah figur orang tua yang hilang ini.

Namun bukan berarti Anda harus segera mencari pasangan hidup yang baru, namun carilah figur yang hilang ini dari keluarga yang lain, seperti kakak, adik, atau mungkin teman Anda sendiri.

Sebagai pria, kita bisa meminta saudara perempuan untuk menemani anak kita berbelanja pakaian. Atau sebagai perempuan, mintalah saudara laki-laki Anda untuk menemani anak pergi memancing atau berkemah.

Tunjukkan Cinta

Jangan pernah ragu dan sungkan untuk menunjukkan rasa sayang dan perhatian Anda kepada anak-anak. Sangat penting untuk meyakinkan mereka bahwa kita sangat membutuhkan kehadirannya, sama seperti ia yang membutuhkan kita.

Tunjukan Rasa Cinta

Tunjukan rasa kasih sayang pada anak sewajarnya

Selalu berikan anak-anak kita pelukan dan ciuman hangat, serta lebih seringlah untuk mengucapkan “Aku sayang kalian”.

Menerima Bantuan

Tips menjadi orang tua tunggal selanjutnya adalah dengan lebih terbuka terhadap bantuan orang lain. Harus diakui bahwa ada kalanya rasa ego di dalam diri kita akan menolak bantuan dari orang lain.

Rasa ego itu membuat kita percaya bahwa kita masih bisa mengurus keluarga seorang diri. Namun sebenarnya, tidak ada yang salah dengan menerima bantuan orang lain.

Bisa jadi orang tersebut lebih berpengalaman dari kita, karena kita tidak akan pernah bisa memprediksikan apa yang terjadi dalam proses membesarkan anak-anak.

Mengatur Waktu

Susunlah jadwal bagi anak-anak dan diri Anda sendiri. Sebagai orang tua tunggal, kita akan mengurus segalanya, mulai bekerja, mengurus anak, mengurus rumah, membayar tagihan, dan lain sebagainya.

Jika tidak memiliki jadwal yang jelas, maka kita akan kerepotan. Maka dari itu, sebisa mungkin atur jadwal Anda dan fokuskan untuk meluangkan waktu bersama anak-anak karena merekalah prioritas kita.

Bersabar

Sudah jelas bahwa kesabaran merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh orang tua dalam membesarkan anak-anaknya.

Saat ia masih balita, tentu kita harus bersabar jika melihat pakaian kotor yang menumpuk atau rumah yang berantakan.

Nah, saat menjadi orang tua tunggal, kita tentu akan menghadapi hal yang lebih besar karena tidak ada lagi pasangan yang membantu. Untuk menghadapi situasi ini, maka kesabaran merupakan kunci yang utama.

Menjadi Contoh

Anda harus bisa menjadi contoh yang positif bagi anak-anak. Sebaiknya jauhilah hal-hal yang bisa berdampak buruk bagi mereka.

Terapkan disiplin, tata krama, dan etika di dalam diri mereka sehingga perilakunya bisa lebih baik saat begaul dengan lingkungannya.

Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri

Setiap orang tentu membutuhkan waktu bagi dirinya sendiri agar bisa mengumpulkan kembali semangat dan tenaganya. Untuk hal ini, tidak perlu melakukannya dengan hal-hal yang mahal.

Waktu Sendiri

Luangkan waktu untuk diri sendiri

Cukup dengan menonton film favorit kita atau dengan menikmati mandi air panas sambil mendengarkan musik. Sebaiknya lakukan hal ini jika anak-anak sudah tertidur sehingga kita bisa lebih bebas dari gangguan.

***

Menjadi orang tua tunggal memang sangatlah berat, namun bukan berarti bahwa kita tidak bisa melaluinya. Semoga tips menjadi orang tua tunggal yang kami berikan ini bisa membantu Anda untuk menjadi keluarga yang utuh layaknya kebanyakan keluarga yang lengkap.

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment